Valuable Journey

Kota Batam, 16 Mei 2014. selagi ada dihadapan mata, Singapore itu tidak jauh, jejeran perkantoran di Raffles Park dan Marina Bay Sands terlihat jelas disebuah garis dihadapan. berada dikota ini jualah yang membuat saya ingin mencoba untuk tinggal barang beberapa bulan dalam niat saya awalnya. you can live here provided you get a job. begitulah awalnya sehingga mau tidak mau, senang tidak senang mutlak hukumnya saya harus mencari kerja. actually I am not fit today, but I'll try my best for generate a post inside my travel's blog series. apa yang saya kerjakan,? ya, seperti yang pencari kerja lakukan. umum dan begini adanya.

Singkat cerita saya dirasa orang yang cocok untuk mengisi posisi Leader Training pada Corporate Social Responsibility (CSR) yang katanya non profit dari Batam Pos, yang juga merupakan Jawa Pos Group. saya pelajari konsep-konsep yang ditata dalam perusahaan seperti ini. konsep pertama ya mungkin biasa, kalau perusahaan berorientasi atau katakanlah menginstal konsep besar berupa profit dan benefit. jelas memang berbeda, profit mereka artikan merujuk kepada keuntungan materi, dan benefit melebihkan pemaknaan kepada keuntungan apapun yang tidak bernilai materi. yang keduanya adalah keuntungan tetapi bisa dicapai dengan dua cara yang berbeda.

I took understanding about this concept and still trying, saya ingin membesarkan dan coba menganalisa dengan pengetahuan pribadi, istilahnya saya akan memberikan perpanjangan konsep ini dalam aplikasinya. jika diterapkan pasti akan selalu ada sisi positif yang akan kita dapatkan, betul. secara umum konsep ini tidak banyak bermasalah dalam perusahaan karena prinsip yang dijalankan ini adalah mungkin yang paling mendasar menghadapi siklus yang turun naik. ada juga beberapa perihal lain yang saya dapat belajar banyak. Kisi-kisi perubahan yang selama ini mungkin lebih terstruktur, dan saya berharap didalam perusahaan akan lebih terstruktur lagi. sayangnya belum bisa memberi jawaban atas hipotesa awal ini.

I'm not look down if I ain't got my fresh feeling. so that I'll used to be look everything as an objective thought. Internal circumstance made me feels inconvenience, leads by a woman -I'm not say that woman suggest a weakness, never-, but leads by a woman really "sophisticated". if you know what I mean. Anyway, this conditions have been locked my access for next three months, if I can forget 11 of July is the edge. I used to be a multitasking guy, but what I can say that I'm not a Robot.

But I'm never running late by finding the right one that suits for my life and basic intelligent. karena saya merasa mengenali kecerdasan dasar kita lebih memudahkan untuk menemukan kesuksesan. Akan selalu ada pelajaran dimanapun sisi-sisi waktu kita bersinggungan dengan apapun. Disini pulalah kesempatan bertemu kawan-kawan baru dimulai. Jika tidak nyaman dalam pekerjaan, cobalah cari bagian yang bisa membuat nyaman. mungkin dari sela waktunya, dari teman-temannya atau bahkan dari aura tempatnya. jika dalam teorinya manusia punya delapan dasar kecerdasan atau bakat alamiah, maka delapan bagian ini pasti telh diuji secara scientific untuk menelaah lebih lanjut bagaimana manusia dalam wujud yang tidak berwujudnya, dunia alam akal pikirannya.

Hmm, but I will not show you what the concept tell about. seperti biasa. saya tidak lagi bisa menulis secara intens, karenanya otak manusia cenderung men-delete dan mencoba menggeneralisasi kejadian-kejadian, nah saya tertarik bagian sini, benar juga, karena saat kita mendetailkan kegiatan kita mulai bangun pagi hingga siang ini, maka akan ada bagian yang akan kita hilangkan, misalnya bangun tidur, setelah terus mandi, apakah bangun tidur kita tidak coba berdiri dulu lalu berjalan ke kamar mandi?. nah maka dari simple sample ini maka bisa sejujurnya bisa diperpanjang menjadi tulisan yang jauh membahas lebih dalam. maka apalagi untuk menceritakan detail apa yang saya lakukan dikantor dalam sebulan. terbayang kan. mungkin otak saya hanya akan menggeneralisasi seperti, tiap hari itu-itu saja sih yang saya kerjakan. apakah benar? makan-makan saja kerjaan, tapi pasti berbeda. Banyaknya, bentuknya, piringnya, porsinya, dan lainnya.

Semakin banyak yang kita kerjakan dan lakukan maka akan banyak pulalah pengalaman-pengalaman untuk menjawab kekeliruan-kekeliruan yang kadang sudah terinstal dalam masa emas atau Golden Age kita dulu. Mari Tetap Belajar. Oh, saya rasa saya punya cukup waktu untuk menulis ini, dan memang betul, tapi hal lain yang membatasi adalah batere, dan tidak memungkinkan untuk mendapat supply power saat ini.

Drop Comment

Ada kesalahan di dalam gadget ini